
Lampung – Dosen Program Studi Perbankan Syariah UIN Raden Intan Lampung, Dr. Muhammad Iqbal, M.E.I dipercaya menjadi dewan juri dalam kegiatan Research Camp (Research Cemp) 2026 yang diselenggarakan oleh bidang Research and Development (RnD) FoSSEI Sumbagsel. Kegiatan ini berlangsung secara daring pada tanggal 30 – 31 Mei dan 6 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara yang dilaksanakan pada 30 Mei – 7 Juni 2026.
Research Camp 2026 mengusung tema “Optimalisasi Peran Industri Halal dan Transformasi Digital sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat yang Berkelanjutan.” Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap perkembangan industri halal dan pesatnya transformasi digital yang menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
Sebagai dewan juri, Dr. Muhammad Iqbal, M.E.I. berperan dalam melakukan penilaian terhadap berbagai karya dan gagasan penelitian yang dipresentasikan oleh para peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Penilaian dilakukan berdasarkan aspek orisinalitas ide, relevansi tema, metodologi penelitian, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ekonomi syariah dan industri halal.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan Research Camp menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa dalam bidang penelitian sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif yang mampu menjawab tantangan ekonomi umat di era digital.
“Industri halal dan transformasi digital merupakan dua sektor yang memiliki potensi besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. Melalui kegiatan seperti Research Camp ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan riset serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Keterlibatan dosen Perbankan Syariah UIN Raden Intan Lampung sebagai dewan juri dalam ajang tingkat regional ini menjadi bukti kontribusi aktif civitas akademika dalam mendukung pengembangan keilmuan ekonomi dan keuangan syariah. Selain itu, partisipasi tersebut juga memperkuat jejaring akademik antara perguruan tinggi dan organisasi mahasiswa ekonomi syariah di tingkat regional.
Melalui penyelenggaraan Research Camp 2026, FoSSEI Sumbagsel berharap dapat melahirkan generasi intelektual muda yang memiliki kemampuan riset yang kuat, pemahaman mendalam terhadap ekonomi syariah, serta mampu memberikan solusi inovatif dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan di masa depan.